Wednesday, November 28, 2018

Desa di Aceh Resmi Haramkan WiFi, Yang Melanggar Dikenai Hukuman


VipDomino - Sebuah desa di Provinsi Aceh menerbitkan keputusan mengharamkan pemakaian jaringan nirkabel (WiFi) karena dinilai banyak disalahgunakan para anak usia pelajar di kawasan itu.

Desa yang mengharamkan WiFi ini adalah Curee Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.


 Imbauan tersebut dikeluarkan setelah melalui musyawarah bersama seluruh perangkat desa setempat yang digelar Selasa (13/11) lalu.

Dalam imbauan hasil rapat itu disebutkan, alasan pelarangan itu karena banyaknya jumlah warung kopi di desa setempat yang menyediakan fasilitas WiFi gratis.

Hal itu berdampak para anak di bawah umur beramai-ramai nongkrong di warung kopi untuk berselancar di dunia maya.

"Mengingat akibat yang ditimbulkan oleh jaringan WiFi yang merusak generasi muda, terutama anak-anak di bawah umur, karena WiFi sekarang sudah sangat merajalela, maka dengan ini sesuai dengan hasil keputusan rapat semua pemilik jaringan WiFi yang ada di Desa Curee Baroh harus dinonaktifkan/dihentikan segera," demikian bunyi imbauan tersebut.

Geuchik (Kepala Desa) Curee Baroh, Helmiadi Mukhtaruddin saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com menjelaskan larangan tersebut hanya berlaku untuk tempat umum seperti warung kopi.

Namun, tidak berlaku bagi penggunaan WiFi di rumah pribadi.

"Karena mengingat WiFi memang sangat besar manfaatnya bagi orang yang paham tentang pemakaian WiFi. Tapi bagi anak yang masih SD, SMP, SMA tidak terkendali oleh mereka," ujar Helmiadi , Jumat (23/11).

Helmiadi menerangkan saat ini di wilayahnya ada enam warung kopi yang menyediakan fasilitas WiFi gratis.

Berawal dari Keluhan Pengurus Balai Pengajian

Sebelum mengeluarkan imbauan tersebut, Helmiadi mengatakan perangkat desa menerima sejumlah keluhan dari para pengurus balai pengajian yang mendapati anak-anak bolos pada jam mengaji untuk nongkrong di warung kopi.

Berdasarkan hasil penelusuran, pihaknya juga mendapati aktivitas para anak mengakses konten-konten pornografi.

"Dari rumah katanya pergi mengaji, tapi ternyata bolos," katanya.

Sebelum imbauan itu ditandatangani, pihak desa terlebih dahulu memperlihatkan butir-butir hasil rapat tersebut kepada Camat, Polsek, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan Koramil.

"Mereka mendukung kebijakan kami," ujar Helmiadi.

Menurut Helmiadi, apabila setelah imbauan dikeluarkan tidak juga diindahkan maka pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke pihak muspika.

"Terkait hukuman akan diputuskan oleh Muspika. Tapi jika muspika tidak sanggup memberi sanksi, maka kami akan memberi sanksi," ujar Helmiadi. Domino99

Tuesday, November 27, 2018

Ia Menyewakan Rumahnya Untuk 2 Gadis Cantik. Setahun Kemudian, Ia Terkejut Melihat "Isi Rumahnya"!

VipDomino - Setahun yang lalu, seorang pemuda asal Tiongkok bernama Xiaowang menyewakan rumah barunya kepada dua orang gadis cantik kelahiran tahun 90-an. Setahun kemudian, masa sewa rumah habis dan dua gadis itu tidak bisa dihubungi. Dan ketika Xiaowang membuka pintu rumah, betapa terkejutnya dia melihat isi rumahnya yang hancur berantakan!

Pemilik rumah sengaja menyewakan rumahnya untuk wanita saja

Tahun lalu, Xiaowang menyewa sebuah rumah lewat agen properti. Awalnya rumah itu sangat rapi dan bersih, terutama pemandangan malam disana sangat indah.

Ini adalah pertama kalinya Xiaowang menyewakan rumahnya. Dia mengatakan bahwa dia sengaja memilih dengan hati-hati penyewa rumahnya karena dia berharap sang penyewa nantinya bisa merawat rumah ini juga. Akhirnya, dia pun memilih dua orang gadis cantik sebagai penyewa rumahnya. Penampilan kedua gadis muda kelahiran tahun 90an ini sangat rapi dan pakaiannya bagus. Dan dari sinilah Xiaowang mengira bahwa gadis ini seharusnya juga mencintai kebersihan. Bandarq

Ini adalah foto awal rumahnya sebelum disewakan



Periode sewa normalnya sampai akhir bulan Juni tahun ini. Salah satu gadisnya pindah dan tinggal Xiaohuang (nama samaran) sendiri yang tinggal di rumah ini. Sejak saat itu, Xiaowang sering menerima telepon dari agen yang mengatakan bahwa banyak tetangga protes mencium bau tidak sedap dan mendengar suara kebisingan dari rumah itu.

Setahun kemudian, rumah itu berantakan

Sebelum sewa berakhir, Xiaohuang memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak rumahnya. Menurut perjanjian kontrak, Xiaohuang harus bekerja sama dengan Xiaowang untuk mengajak agen mengecek rumahnya. Tapi, Xiaohuang sangat sulit dihubungi. Akhirnya, ketika Xiaowang membuka sendiri rumahnya, betapa terkejutnya dia!

Sepatu, pakaian, semuanya tercecer dimana-mana! TV yang baru dibeli pun sudah hancur dan hanya tersisa kotak luarnya saja. Meja kecil marblenya juga hancur berkeping-keping, shower kamar mandi dan ventilasi udaranya rusak parah, tembok yang tadinya putih jadi kotor terkena sisa makanan, bahkan langit-langit rumah juga terkena saus tomat! OMG~

Yang paling menjijikan adalah bagian dapur! Kecuali kecap dan cuka, isi kulkas semua sudah berjamur dan bau busuk! Pemandangan rumah benar-benar bikin sakit mata! Xiaowang benar-benar marah melihat ini semua! AduQ



Hanya setahun, rumah langsung hancur begini, Xiaowang sangat marah, tapi dia kehilangan kontak Xiaohuang.

Agar tidak menunda sewa, Xiaowang memilih untuk membersihkan rumahnya sendiri. Ia mencari banyak tukang bersih untuk membantu membereskan kekacauan ini! Xiaowang mengatakan dia tidak ada pilihan lain selain membereskan rumah ini sendiri.

Xiaowang berkata kepada wartawan bahwa dia punya OCD tentang kebersihan. Selama proses pembersihan rumah, ia merasa OCDnya disembuhkan, setelah dia membersihkannya sendiri, petugas kebersihan juga membersihkan sekali lagi untuk memenuhi standar sewa.

Sistem pembayaran rumah menunjukkan bahwa Xiaowang masih berhutang 700 yuan (sekitar 1,4 juta) untuk biaya listrik dan air, ditambah biaya kerusakan TV, meja dan perabotan lainnya, serta biaya membersihkan rumah, jadi totalnya 6400 yuan (sekitar 13,6 juta rupiah). Ia masih ada uang DP rumah 3200 yuan, tapi itu tetap gak cukup buat bayar ganti rugi! Capsa susun



Xiaowang berkata pada wartawan bahwa setelah kejadian ini, dia masih berusaha menghubungi Xiaohuang berharap ada itikad  baik, tapi hasilnya sia-sia.

“Gadis dengan penampilan rapi dan bersih itu ternyata aslinya menjijikan!” pada tanggal 17 Agustus Xiaowang memposting foto rumah sewanya sebelum dan sesudah di akun sosial medianya.

Ia berkata kepada wartawan bahwa tujuan ia memposting itu adalah sebagai bentuk kemarahannya yang belum hilang. Kedua, dia berharap agar pemilik sewa bisa lebih berhati-hati lagi ketika memilih penyewa. Dalam hal ini dia juga berharap para orang tua bisa lebih mendidik anaknya lagi untuk menjaga kebersihan. Sakong

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management